Caden menyipitkan matanya untuk melihat mereka berdua. “Apa kalian yakin mau aku ikut main?”Edward dan Levon sama-sama mengangguk. “Mau!”Caden mengetuk batang rokok. “Boleh-boleh saja, tapi jangan nggak menerima kekalahan.”Mereka berdua segera berkata, “Siapa yang nggak terima kekalahan, berarti dia itu pengecut!”Usai berbicara, mereka berdua melihat ke sisi Dylan. “Dylan, kamu juga bisa menerima kekalahan, ‘kan?”Dylan membalas, “Aku selalu ikuti aturan!”Edward dan Levon kembali melihat Caden. “Sudah dengar belum?”Caden berkata, “Selain menunjukkan bakat, kalian juga mesti berjanji satu hal sama aku. Kalau kalian setuju 1 permohonanku, aku akan temani kalian main nanti malam.”Edward dan Levon bertanya, “Permohonan apa?”Caden membalas, “Aku akan beri tahu kalian saat kalian kalah nanti.”“Kalau kamu kalah, kamu juga akan menyetujui 1 permohonan kami tanpa syarat, ‘kan?”Caden mengangguk. “Emm.”Edward dan Levon segera mengangguk. “Aku setuju!”Dylan juga menyipitkan matanya dan
อ่านเพิ่มเติม