“Aku hanya ingin mengatakan kalau istana naga sudah lama diam, daratan tidak terlalu menganggap kita lagi. Jadi aku akan pastikan kalau alam dewa mengetahui betapa kuatnya istana naga! Kau, turunlah dan menyerah!” tegas saudara kedua dari raja naga tersebut, dia tidak lagi memikirkan apapun dan hanya ingin menjadi penguasa dari istana naga.Mendengar itu, raja naga semakin jengkel dan dia tidak lagi peduli dengan harga dirinya. Dia memberi perintah untuk semua pasukan turun menghadapi musuh, hidup dan mati orang itu … raja naga tidak peduli, selama istana naga kembali dalam keadaan semula maka itu sudah cukup baginya. Semua petinggi paham apa yang ingin dilakukan raja naga, mereka juga mulai bersiap untuk menyerang musuh. Raja naga menatap ke arah bola naga dengan tatapan marah, hatinya sakit tapi dia tidak bisa melakukan apapun lagi untuk membujuk saudaranya. Jelas kalau saudaranya tidak lagi peduli hubungan antara keluarga, yang dipedulikan hanyalah kesenangan melawan raja naga. Men
Read more