Di masa mudanya, Rendi adalah pria tampan dan menawan. Stevi yang dibesarkan sebagai gadis manja, selalu tertarik pada pria seperti itu. Rendi adalah pria paling tampan yang pernah dia lihat, dengan kulit paling putih, dan juga yang paling pandai membahagiakannya.Tidak lama kemudian, mereka menjalin hubungan.Kehamilan Stevi tidak direncanakan, dan tidak pernah berniat mengandung anak Rendi, tetapi untuk dirinya sendiri. Hamil pada usia dua puluh tahun, pada masa itu orang biasanya punya anak di usia lebih muda, Stevi juga bermimpi menjadi ibu muda. Namun, tidak berniat memberikan status apa pun pada Rendi, ingin melihat apakah dia bisa merawat anak dulu, baru memutuskan.Mengingat status sosialnya, Stevi tidak pernah membayangkan Rendi berani menipunya.Lagi pula setiap kali berkencan, Rendi selalu naik pesawat untuk menemuinya, biasanya satu atau dua kali dalam seminggu, dan membanjirinya dengan kata-kata manis dan pujian. Kalau bukan karena cinta yang sungguh-sungguh, sepertinya ti
Baca selengkapnya