Burung peng raksasa itu melayang turun, menembus kanopi kabut ungu yang bergolak yang menyelimuti Lembah Bayangan yang Berbisik.Saat mereka turun, suara pertama kali menyerang mereka. Itu bukan angin, bukan juga suara hewan. Itu adalah bisikan—ratusan, ribuan bisikan—yang tumpang tindih, berdesis, dan bergumam dari segala arah.Beberapa terdengar memikat, menjanjikan kekuatan dan pengetahuan yang tak terbatas. Yang lain mendesis dengan kebencian dan keputusasaan, ancaman yang mengerikan dan pengakuan dosa yang mengerikan.Itu adalah simfoni kegilaan yang memekakkan telinga, langsung menusuk ke dalam pikiran.Chen Long mengatupkan giginya, berusaha mengusir suara-suara itu. Di depannya, sang Peramal duduk tegak, wajahnya pucat dan berkeringat, tetapi matanya yang berkabut tetap tertuju ke depan. "Mereka mencoba masuk," katanya, suaranya nyaris tenggelam oleh bisikan. "Mereka membaca ketakutanmu, keinginanmu. Jangan dengarkan. Kosongkan pikiranmu."Burung itu mendarat dengan kasar di s
Last Updated : 2025-10-06 Read more