"Suamiku, aku mau pinjam kamu sebentar."Usai mengatakan itu, Kiana mengambil ponselnya dan berjalan menuju ke meja yang berada tepat di tengah ruangan.Saat semua orang melihatnya datang, ekspresi mereka langsung berubah. Beberapa di antaranya tampak menantikan tontonan bagus, beberapa menunjukkan rasa jijik, dan beberapa lagi merasa puas. Yang merasa puas tentu adalah Gina dan ibunya.Namun, saat melihat Kiana tidak mengenakan gaun malam hitam, rasa puas dirinya langsung sirna sebagian.Orang pertama yang menyapanya adalah ibunya Yovan. "Kiana, kamu ke mana tadi? Aku cari-cari kamu, tapi nggak ketemu. Sini, ayo duduk."Jika dia duduk di sana, bukankah itu secara tidak langsung membuktikan bahwa apa yang baru saja dikatakan ibunya Yovan benar?Kiana tidak menggubrisnya dan langsung berjalan menuju Nyonya Tania.Saat Nyonya Tania melihatnya berjalan ke arahnya, alisnya langsung berkerut. "Duduk di tempat lain ....""Bu, Tristan tanya kamu sudah minum obat belum?"Dia menyela perkataan
اقرأ المزيد