Gadis itu menggelengkan kepala, tapi suara desah dari mulutnya, juga tatapan matanya yang sudah berubah sayu, membuat Max tersenyum mengejek. "Akal sehatmu menolak, tapi tubuhmu mulai menginginkan saya, nona!" Bisikan Max terdengar seperti tamparan. Pandangan mereka saling mengunci dan pada akhirnya, pria itu bangkit dan merapikan pakaian. Karra selamat kali ini dan gadis itu lega setengah mati. Hanya saja, Max kemudian berbalik dan melenggang begitu saja. "P-paman!!" Karra ikut bangkit dan menahan lengan pria itu. Max melepas tangan Karra secara paksa. Pria itu menoleh, memandangi Karra dengan tatapan yang sulit ditebak. "Kamu masih membosankan tapi besok pagi, pakai pakaian yang cantik! Saya tidak punya banyak waktu lagi. Ghania semakin membaik, jadi kita harus segera memulai sandirawa ini!" ucap Max datar. Lalu pria itu meninggalkan Karra, begitu saja. * Dan pagi itu, saat sedang melintas di depan sebuah lemari pajangan, Karra tidak sengaja menemukan pantulan dirinya. Cantik,
Last Updated : 2026-01-09 Read more