94Suara tawa bergema di ballroom Hotel Bramanty, di pusat Kota Bandung. Mereka tengah menonton drama musikal yang ditampilkan anggota tim PG, PC, dan PCD area Bandung. Tanzil dan Widya juga turut terbahak, akibat lawakan rekan-rekan mereka yang lucu. Gelakak Tanzil mengencang, ketika dicandai Samajdani, sebagai penjahat cinta. "Zil, abaikan omongan Dani," tutur Farisyasa. "Dani hanya iri, karena belum laku," sahut Emris. "Salah sendiri. Dani nolak orang yang mau dikenalkan Mas Linggha,' sela Zafran. "Betul itu. Padahal cantik," imbuh Farzan. "Mas, orangnya, kan, pake cadar. Kok, Mas bisa tahu, kalau dia cantik?" tanya Arudra. "Dia itu perempuan, Ra. Jelas cantiklah," beber Farzan."Benar, sih. Kalau ganteng, berarti dia cowok," timpal Dhruvi."Apa jangan-jangan, dia itu bences?" desak Ghaziya. "Bisa jadi. Banyak, kan, perempuan jadi-jadian. Mereka pake cadar supaya bisa nutupin jakun," balas Adyanata. "Yang kemaren itu, beneran perempuan," jelas Samajdani. "Sudah diraba?" t
Last Updated : 2026-01-23 Read more