06"Om, nikah, yuk!" ajak Dilara, yang berhasil menegangkan badan Yasuo."Kita nggak bisa nikah, Ra," sahut Yasuo."Kenapa?" "Pertama dan paling krusial, kita beda keyakinan. Kedua, perbedaan usia kita juga sangat jauh." "Masalah agama, kita bisa nikah di Singapura, yang bisa nikah beda agama. Yang kedua, aku nggak keberatan punya suami yang umurnya jauh lebih tua." "Enggak segampang itu. Keluarga kita pasti menentang masalah pertama dan kedua." "Kita yang menjalani, Om. Bukan mereka." "Tapi ...." "Aku cinta sama Om." "Ra, ini bukan soal cinta. Tapi komitmen hidup." Dilara menjauhkan diri dan menatap Yasuo lekat-lekat. "Om itu cinta pertamaku. Dari dulu rasa ini nggak pernah berubah." Yasuo tertegun sesaat, lalu dia menjawab, "Sekali lagi kutegaskan. Ini bukan tentang cinta. Tapi, menikah itu adalah komitmen hidup, Ra. Aku sudah gagal sekali, dan nggak mau terulang lagi. Makanya, aku sangat berhati-hati dalam mencari istri kedua." "Kenapa Om jadi pesimis? Yang kutahu, Om itu
Terakhir Diperbarui : 2025-11-27 Baca selengkapnya