Intan tertawa. "Bukankah wajar seorang gadis muda rindu rumah setelah datang sejauh ini?" Setelah makan malam di rumah Intan, Kyna memperhatikan Inggrid merajut sweter kasmir.Sejak datang ke negara ini, Inggrid menjadi sangat tertarik dengan desain perhiasan dan membuat pakaian. Ditambah dengan dorongan Intan, minatnya tak terbendung lagi. Di musim gugur dan musim dingin, Inggrid terobsesi lagi dengan merajut sweter. Dia sudah merajut satu untuk Kyna, Intan, dan Gabe. Yang ada di tangannya sekarang terlihat seperti model pria. Eldric pun menatapnya dengan penuh harap."Nenek, jangan-jangan, ini untuk Bobby?" tanya Eldric dengan tampang memelas.Bobby adalah nama anjing yang dipelihara Intan.Inggrid pun tertawa setelah mendengarnya. "Menurutmu?" Eldric juga ragu. Setelah berpikir sejenak, dia berkata, "Setelah Bobby dapat jatahnya, boleh nggak aku minta sepasang sarung tangan, Nek?" Dia tidak berani meminta sweter. Hanya sarung tangan saja sudah cukup baginya.Inggrid tersenyum le
อ่านเพิ่มเติม