“Nggak apa-apa. Kamu juga nggak salah bicara. Kamu mengurus restoran ini. Nggak salah juga kalau kamu mengatakan restoran ini restoran kita,” kata Aldrian, “Kamu nggak usah urus kami. Mereka semua teman lamaku, nggak usah dijamu juga, kamu kerjakan yang lain saja.”“Oke … oke ….” Anara berjalan pergi, tetapi sebelum pergi, matanya memerah, kelihatan sangat malang.Kyna sangat familier dengan intrik ini. Selanjutnya, Ariel pun akan diomeli. Sesuai dugaan ….Farrel duluan berkata, “Ariel, kenapa kamu selalu bersikap galak sama Anara? Dia juga nggak menyinggungmu. Setiap kali bertemu kamu, dia selalu bersikap sangat bersahabat sama kamu.”Ariel tersenyum dingin. “Dengan apa yang kamu katakan saat ini, membuktikan dia nggak bersahabat sama aku!”“Teori macam apa itu?” Farrel sungguh tidak mengerti.“Teori apa? Kamu nggak ngerti karena kamu itu bodoh. Aku mengerti karena aku juga bisa pura-pura polos.”“Kamu ….” Saking emosinya, Farrel malah jadi tersenyum. “Demi mengalahkanku, apa perlu k
Ler mais