"Ya, maaf .… Aku cuma sedang dalam suasana hati yang buruk.""Nggak apa-apa, saya senang bisa membantu ...." Di belakang Andrea, Zack mendengar suara tangisan bayi yang keras, dan Andrea berusaha menenangkannya. "Maaf, Pak Zack .... Apa yang tadi Bapak katakan? Sshshshsh, nggak apa-apa, cintaku .... ""Nggak, nggak ada, sekali lagi, saya minta maaf karena mengganggumu selarut ini ....""Tentu, nggak masalah .... Ya, sayangku, tenang .... Ibu berikan botol susumu, tenang .... Ayo ...."Zack tidak bisa menahan senyum tanpa sadar mendengar cara Andrea menangani bayi kecilnya sambil menjawab teleponnya. Dan kemudian, dia dapat sebuah ide brilian!Dia cepat-cepat mengucapkan selamat tinggal dan menutup telepon, lalu berbalik ke Ben."Kamu jenius!" teriaknya, dan temannya menatapnya, terkejut."Aku sudah tahu itu, tapi tetap tak bisa menebak-nebak isi otakmu, jadi jelaskan kenapa!" balas Ben."Becandaanmu tempo hari, becandaan yang nggak lucu, sekarang sempurna," seru Zack. "Iklan: 'Dicari I
اقرأ المزيد