Sudut Pandang Felicia:"Oh, begitu? Selamat ya, Marceline," kataku sambil memaksakan senyum."Jadi, gimana kabarmu? Apa kamu sudah kembali ke Keluarga Baskoro?" tanyanya.Aku tertegun."Hah? Aku baik-baik saja. Aku sudah menemukan keluarga kandungku, jadi aku sempat pergi untuk beberapa waktu," jawabku.Aku bisa melihat keterkejutan di wajahnya setelah mendengar ucapanku."Maksudmu keluarga kandungmu? Orang tua kandungmu?" tanyanya.Aku mengangguk. "Iya, sekarang aku bersama mereka. Itu sebabnya aku menghilang selama beberapa waktu," jawabku sambil tersenyum.Aku sengaja melirik jam tangan karena ingin memberitahunya bahwa aku harus pergi. Aku takut tidak bisa menahan tangis jika terus berada di hadapannya. Aku tidak ingin dikasihani olehnya."Baiklah, sampai jumpa lain kali. Aku masih harus pergi ke suatu tempat," kataku sambil melambaikan tangan."Kamu yakin? Maksudku, kukira kamu masih punya waktu. Aku tadinya mau mengajakmu makan. Sudah lama kita nggak bertemu dan aku merindukanmu,
Read more