“Bagus.” Semua orang memuji kemampuan pedang Si Gila Pedang. Namun pada saat itu, terdengar raungan rendah. Sosok kurus itu tiba-tiba menjadi sangat besar, seperti monster purba. Sosok yang membesar itu bahkan lebih mengerikan, dan aura ganas yang terpancar darinya membuat orang-orang gemetar.“Kau mencari mati.” Iblis jelek yang menjulang tinggi itu mengulurkan tangan dan melemparkan potongan pedang patah dengan kecepatan mencengangkan. Ekspresi Si Gila Pedang berubah saat ia melepaskan teknik pedang pelindung.“Bang!” Gelombang kejut mengerikan terdengar, dan jurus pedang sang pendekar langsung terhenti. Pedangnya patah, dan tubuhnya terlempar keras ke belakang.“Deg, deg, deg...” Iblis besar dari Klan Jutian melangkah satu demi satu, dan arena pertempuran bergema dengan dentuman dahsyat yang sangat teredam. Setiap kali melangkah, ia melemparkan batu-batu besar yang terbentuk dari energi iblisnya. Ketika batu-batu itu jatuh, rasanya seperti bintang menghantam tubuh. Si Gila Pedang t
Baca selengkapnya