Tak satu pun dari mereka memperhatikannya. Pada saat itu, mata Hua Rufeng tampak berputar. Itu bukan lagi sekadar sepasang mata, melainkan sebuah ruang, sebuah dunia, yang langsung menyelimuti ahli luar biasa dari Alam Jimat Surgawi. Pada saat itu, ahli luar biasa itu merasakan kesadarannya di luar kendali. Seluruh pikirannya ditarik ke dalam ilusi tanpa akhir, dengan adegan demi adegan terus muncul di benaknya, membuatnya tidak mampu mengendalikan diri. Tepat pada saat itu, rasa krisis yang mengerikan muncul. Dia meraung, tetapi kesadarannya tetap terjebak dalam siklus ilusi, tidak mampu melepaskan diri. Kekuatan menyelimuti tubuhnya, dan dia tidak dapat mengendalikan rasa takutnya. Tubuhnya gemetar, lalu dia merasakan sakit. Rasa sakit itu sangat singkat, karena dalam sekejap, tubuhnya hancur oleh serangan yang menimpanya, lenyap begitu saja. Tidak ada lagi pikiran yang tersisa. Dalam sekejap, seorang tokoh luar biasa terbunuh. Para Kaisar Abadi itu tampak sangat ketakutan, me
続きを読む