Di atas langit, cahaya masih bersinar. Lin Tian tiba di depan kuil, tempat sebuah pintu terbuka, mengarah ke jalan kuno. Lin Tian mengikuti jalan kuno itu dan berjalan maju, melangkah masuk ke dalam kuil. Kemudian, pemandangan tiba-tiba terbuka, seperti surga di bumi. Ini adalah dunia yang sangat indah, dengan langit biru dan awan putih, serta berbagai makhluk mitos pembawa keberuntungan yang terbang di langit. Pemandangan di sekitarnya sangat megah, seperti tempat tinggal para dewa. Lin Tian semakin penasaran. Ia berjalan maju perlahan dan melihat seekor sapi. Sapi ini sangat besar, dengan mata cerah dan tajam, mengawasinya. Meskipun hanya seekor sapi, sapi itu memberi Lin Tian perasaan kedalaman yang tak terukur. “Bolehkah aku bertanya, Senior Niu, tempat apa ini?” tanya Lin Tian. Sapi tua itu menoleh ke belakang, memberi isyarat agar Lin Tian melanjutkan perjalanannya. Lin Tian mengangguk kepada sapi itu, lalu melanjutkan perjalanan. Ia melihat beberapa wanita, masing-masing
Read More