“Sepertinya Paman Zong sudah memikirkan semuanya,” kata Lin Tian sambil mengangguk. “Aku akan pergi melihat Pedang Iblis.” “Wentian,” kata Zong Yi, “pedang itu terlalu jahat. Hati-hati. Jangan sentuh bilahnya dengan tubuhmu, dan jangan biarkan darahmu jatuh di atasnya.” Lin Tian mengangguk. Keduanya lalu berjalan mendekati Pedang Iblis raksasa setinggi seribu meter itu. Aura pedang yang mengerikan memenuhi langit dan bumi. Lin Tian mendengar lolongan pedang satu demi satu, masing-masing seperti ratapan iblis, seolah ada tak terhitung pedang kuno yang menebas ke arahnya. Ia segera mematikan persepsinya. Jika tidak, semakin dekat ia melangkah, semakin mustahil baginya menahan suara pedang iblis itu. Akhirnya, Zong Yi dan Lin Tian berdiri di atas pedang itu. Melihat gagang pedang yang luar biasa besar, Lin Tian bertanya, “Paman Zong, pedang ini sudah ada di sini selama bertahun-tahun, dan seluruh Kota Jingjian tahu keberadaannya. Tapi belum pernah ada yang berhasil mencabutnya?” “Ja
続きを読む