Lin Tian menatap Zong Yi, lalu tiba-tiba tertawa keras. “Baiklah, Paman Zong. Kalau begitu, ikutlah.” Begitu selesai bicara, sosok Lin Tian melesat dan mendarat di atas pedang iblis. Setelah berdiri di atasnya, Lin Tian memotong telapak tangannya, lalu meneteskan darah ke badan pedang itu. Seketika, darah itu diserap habis. “Wentian, apa yang sedang kau lakukan?” Ekspresi Zong Yi berubah drastis. Lin Tian kembali memberi makan pedang itu dengan darahnya. “Aku ingin menghunus pedang ini.” Suara Lin Tian terdengar dingin. Ia memejamkan mata, membiarkan darah terus mengalir ke pedang iblis itu. Dalam sekejap, pedang iblis kembali meraung, dan cahaya pedang melesat lurus ke langit. Di dalam tubuh Lin Tian, di samping cahaya lilin, benang-benang emas mengalir, berubah menjadi darah dan menyatu dengan garis keturunan iblisnya, lalu bersama-sama mengalir masuk ke dalam pedang. Dalam sekejap, raungan pedang iblis itu menjadi semakin mengerikan. Fenomena aneh kembali muncul di langit.
Baca selengkapnya