Pikiran tentang Mila tidak mau pergi. Setiap kali dia menutup mata, gambar malam tadi di sofa kembali muncul: ciuman yang panas dan dalam, tangan yang saling meraba dengan lapar, desahan kecil Mila saat dada yang kenyal itu diremas, dan bagaimana mereka hampir kehilangan kendali sepenuhnya sebelum telepon dari ibunya memutus semuanya. Tubuhnya masih ingat sensasi itu—panas, tegang, dan rasa ingin yang tidak terpuaskan. Tapi yang lebih mengganggu bukan hanya hasrat fisiknya. Yang lebih mengganggu adalah perasaan di dadanya: campuran antara rasa bersalah yang menusuk, kebingungan yang membingungkan, dan sesuatu yang terasa seperti… kebutuhan. Kebutuhan akan kehadiran Mila, bukan hanya sebagai tubuh, tapi sebagai seseorang yang bisa membuatnya merasa utuh. Andre berguling ke samping, menarik bantal ke dada, mencoba menekan perasaan itu. Tapi semakin ditekan, semakin kuat. Dia ingat pelukan sore tadi di dapur, kelembutan tubuh Mila yang menempel di punggungnya, napas hangat di leherny
Terakhir Diperbarui : 2026-02-05 Baca selengkapnya