Dengan kaki masih gemetaran Shira mematuhi perintah Salman, namun saat mencoba mengangkat senjata itu, Shira malah beberapa kali mengambil nafas, senjata otomatis itu bukanlah ringan.Ikatan di tangannya memang sudah sejak tadi di lepas Salman, saat mereka kabur dari area pertempuran, sehingga dia bebas bergerak.Shira mengulang-ulang, tapi hasilnya tetap begitu, hingga Salman tak sabaran.Terlebih beberapa kali wanita cantik itu mengulangi usahanya dengan suara ah uhh, tanda senjata itu berat. Namun hasilnya tetap saja, sama nihilnya“Sudahlah, letakan saja itu di tanah,” cetusnya mangkel sendiri, tapi mengurangi rasa curiganya, kalau Shira ini benaran hanya seorang serdadu wajib militer, bukan serdadu asli, yang maju ke garis depan untuk berperang.Shira pun kontan lega, kini dia kembali duduk di lantai gua ini.Salman kini mulai memantau situasi dan dia juga kontak markas Abu Wajid, Salman lega Bayla Cs sudah tiba dengan selamat di marks itu.“Aku akan menunggu malam untuk ke sana,
Terakhir Diperbarui : 2026-07-12 Baca selengkapnya