Sebelum gambar selesai dimuat, sebuah panggilan telepon masuk. Yang menelepon adalah Anisa. Begitu Joshua menjawab, isak tangis seorang wanita memenuhi telinganya."Ada apa? Apa yang terjadi?" Jantung Joshua berdebar kencang, suaranya dipenuhi kecemasan. Namun, tak peduli bagaimana pun Joshua bertanya, Anisa hanya menangis dan menolak untuk berbicara.Merasa tidak berdaya, Joshua hanya bisa bertanya, "Di mana kamu? Kamu ada di rumah? Aku akan pergi mencarimu sekarang juga. Oke?" Namun, sebelum Joshua selesai berbicara, panggilan sudah terputus. Joshua pun panik dan tidak peduli lagi pada acara sosial yang belum selesai. Dia buru-buru memberi beberapa instruksi kepada asistennya, lalu meminta maaf kepada kliennya dan pergi. Pikiran bahwa sesuatu mungkin telah terjadi pada Anisa membuatnya ketakutan, seolah-olah jiwanya sedang dicabut dari tubuhnya.Untungnya, Joshua tidak banyak minum di acara sosial itu. Dia terus menelepon Anisa sambil mengemudi. Setelah beberapa kali mencoba, pang
Ler mais