Satu bulan pertama pernikahan seharusnya menjadi masa bulan madu yang penuh bunga. Namun, bagi Jihan, realitas mulai menunjukkan wajah aslinya. Menikah dengan seorang Julian Pratama Adiwangsa bukan hanya tentang mendapatkan cinta, tetapi juga harus siap berhadapan dengan tembok besar bernama ego dan kebiasaan. Julian adalah pria yang sudah terlalu lama memegang kendali penuh atas hidupnya, perusahaannya, dan rumah tangganya tanpa intervensi siapa pun.Malam itu, hujan turun rintik-rintik di luar, menambah dingin suasana rumah. Jihan sudah menyiapkan makan malam spesial—ayam bakar bumbu rujak kesukaan Julian—dan menunggunya dengan sabar di ruang makan. Namun, ketika pintu depan terbuka sekitar pukul sembilan malam, yang masuk bukanlah Julian yang hangat, melainkan sosok pria dengan kemeja kusut, dasi yang sudah ditarik lepas, dan rahang yang mengeras."Mas, sudah pulang? Mas mau makan dulu atau mandi air hangat?" Jihan menghampiri dengan senyum tulus, berniat mengambil alih tas kerja s
Terakhir Diperbarui : 2026-02-20 Baca selengkapnya