Ben Walter tidak langsung menjawab. Ia menatap lurus ke depan, seolah bisa melihat sosok Simon di seberang sana meski saat ini dia hanya terhubung lewat suara dengan utusan HC itu.“Ya, Tuan,” ucap Ben pada akhirnya, terdengar tenang dan terkendali. “Saya Ben Walter, Tuan Muda dari Walter Company,” Ben menambahkan.“Oh, baik, Tuan Muda Walter,” kata Simon. “Ada yang bisa saya bantu, Tuan?” Simon lanjut bertanya. Ben tersenyum meskipun Simon tidak bisa melihatnya. “Oh, begini , Tuan. Tadi saya mendengar Anda menolak ajakan bertemu sekretaris saya. Untuk karena itu, izinkan saya menjelaskan sesuatu terlebih dulu.”Ia berhenti sejenak, lalu melanjutkan dengan nada yang sedikit lebih tegas,“Perusahaan kami bergerak di bidang investasi dan pengembangan properti berskala besar. Dalam beberapa tahun terakhir, kami telah menangani lebih dari sepuluh puluh proyek nasional dengan tingkat keberhasilan yang stabil.”North yang berdiri di sampingnya hanya bisa diam, tidak sedikitpun terkejut
Read more