Kesadaran Arcellia datang perlahan, rasa sakitnya datang lebih dahulu, di kepala, di tubuh, tiap bagian tubuhnya terasa sakit, sangat sakit. Ia membuka mata perlahan, pemandangan yang ia lihat sangat asing, bukan rumahnya, bukan juga kastil milik Kael. Ia mengatur napas, kepalanya mencoba mengingat apa yang telah terjadi.Hutan.Seorang wanita. Arcellia mencoba menggerakkan tangannya, rasa sakit langsung kembali menjalar, lebih tajam dari yang ia ingat terakhir kali, ia kembali mencoba menggeser tubuhnya, namun nyatanya itu adalah sebuah kesalahan, Arcellia berteriak kesakitan, ia kini tahu bahwa tulang-tulang di tubuhnya remuk. Matanya perlahan menyapu ruangan asing. Gelap, dingin dan asing, bau yang samar tercium, bukan bau darah segar namun sesuatu yang lebih liar. Jantungnya berdetak lebih cepat, tempat ini adalah sebuah penjara. Langkah kaki terdengar, cukup pelan namun cukup jelas di tengah keheningan. Suara langkah
Last Updated : 2026-04-09 Read more