Di bawah hamparan langit Lunaret, Arcellia Solmire berdiri dengan tenang, tampilannya sedikit mencolok kali ini. Ia mengenakan mahkota perak berbentuk bulan sabit, sangat sesuai dan sempurna pada dirinya. Di balik kecantikan dan keanggunannya itu, tak banyak yang tahu kalau ia juga pandai memanah, meskipun bukan ahli, namun bidikannya jarang meleset. Kontes ini bukan sekedar perlombaan baginya,ia hanya ingin terus melatih keahliannya dan bertemu dengan pujaan hatinya. “Nona, kontes akan segera dimulai, apa anda yakin akan pergi ?” Suara pelayan memecah lamunannya. “Tentu saja, Permaisuri juga mengizinkan, kali ini ayah ataupun kalian tak bisa menghalangiku.” Ucapnya datar. Arcellia melangkah menuju kuda miliknya, disana ia sudah di tunggu oleh Putra Mahkota Alaric, ia tersenyum, namun Putra Mahkota nampak khawatir, cuaca kali ini seperti tak bersahabat, ia mengkhawatirkan Arcellia. Namun ia hanya meminta Putra Mahkota tenang, mereka sudah berkali-kali berburu bersama di hutan
Read more