“Kau bisa mempercayakan Marcus padaku, Mary,” ujar Martin untuk ke sekian kalinya saat Marcus memutuskan untuk pergi.Mary mengembus napas panjang. “Aku sangat mempercayaimu, Martin. Hanya saja, aku sangat mengkhawatirkan Marcus. Magnus adalah pria yang sangat jahat. Dia tidak akan segan untuk menyakiti Magnus meski dia adalah anaknya.”“Aku akan mengawasi Marcus, dan aku tidak akan membiarkan Magnus menyakitinya. Aku akan memastikan kalau kau bisa bertemu dengan Marcus kembali.”Morgan, Mario, Marcel, Maxim, dan yang lain menyaksikan pembicaraan Mary dan Martin sejak beberapa menit lalu.Marcus sendiri sudah berada di dalam mobil. Pria itu menoleh pada jendela yang menampilkan Mary, Martin, Morgan, dan yang lain.“Aku akan kembali dengan selamat, Bu. Aku janji,” gumam Marcus sembari mengepalkan tangan erat-erat.“Baiklah, aku menyetujuinya.” Mary mengembus napas panjang setelah pertarungan di dalam dirinya berakhir. “Aku mempercayakan Marcus padamu, Martin.”“Aku tahu ini berat bagim
Read more