Dengan hati-hati Abigail memasukkan sehelai rambut yang ditemukannya ke saku celemek.Sebelum kemudian, Abigail membalikkan badan. Dia menatap panik melihat Jason di kamar.Kenapa pria ini tiba-tiba muncul di sini?“Saya hanya sedang mengganti sprei Anda, Tuan.” Suara Abigail begitu lirih.Tatapan Abigail tertunduk ke bawah. Jason diam menatap pada Abigail, sampai satu sudut bibirnya tertarik ke atas.Perlahan, Jason mendekat, tatapannya tidak teralihkan dari Abigail.“Mengganti sprei, ya?” Tangan Jason terangkat ke arah lengan Abigail. “Bagaimana kalau kamu mengerjakan pekerjaan lain, akan kuberi gaji tambahan.”Sebelum Jason menyentuh lengannya. Abigail sudah lebih dulu menghindar.“Maaf, Tuan Jason. Saya masih ada pekerjaan lain. Saya permisi.”Abigail mengambil keranjangnya, sebelum kakinya melangkah, Jason menghadang langkahnya.Abigail menatap panik, wajahnya memucat.“Permisi, Tuan. Saya harus pergi.” Suara Abigail bergetar.“Kenapa terburu-buru? Di sini banyak pelayan lain, b
最後更新 : 2026-04-07 閱讀更多