"Paling-paling dia mau baca ramalan pernikahannya dengan Aegon. Hihi," desis seseorang di belakang punggungku.Kuyakin itu para siswa duyung tukang gosip yang menyebalkan. Tanpa berkata apapun, aku dan Aegon duduk di meja bulat itu. Aku, Lilia dan Aegon kini berada mengitari bola kristal bening yang jernih."Nah, sekarang berkonsentrasi dan rasakan dengan batinmu. Lihat bola kristal baik-baik. Biarkan benda itu berbicara kepada kalian. Lilia, silahkan cobalah."Dari dekat aku bisa melihatnya sangat elok. Oh ... lihatlah tulang selangkanya yang tegas. Rahang sempurna, tulang pipi menonjol dan kulitnya yang mulus. Dia sudah bak supermodel. Kalau di duniaku dulu, sudah pasti dia jadi gadis internet yang terkenal di seluruh jagad maya.Lilia mulai mendekatkan tangannya pada bola kristal. Ia berkonsentrasi penuh dan semua orang hening. Lima belas detik berlalu, kemudian ia berucap."Aku melihat ... sesuatu.""Katakan pada kami apa yang kau lihat.""Seseorang ... seseorang datang kepada kita
閱讀更多