Chu Jianqiu menyingkirkan semua pikiran yang mengganggu dan langsung menuju ruang pemurnian senjata. Ia menutup pintu, menyalakan formasi, dan mulai memusatkan seluruh perhatiannya pada pemurnian Panah Penembus Awan.*Sementara itu, di sebuah kediaman mewah di area terdalam Sekte Xuanjian, suasana yang sangat berbeda terjadi.Wu Xingxiu, Zhao Gaochi, dan beberapa murid lainnya berdiri berbaris dengan kepala tertunduk, tidak berani mengangkat pandangan sedikit pun. Di hadapan mereka, di dalam aula yang remang-remang, selusin gadis telanjang sedang melayani seorang pemuda dengan cara yang begitu menjijikkan hingga sulit untuk dilihat tanpa merasa mual.Pemuda itu adalah Feng Lingxiao—tokoh berpengaruh di sekte dalam, terkenal karena kekuasaan, kekayaan, dan kebejatannya.Setelah mendengar laporan Wu Xingxiu, Feng Lingxiao mendorong gadis yang sedang berada di pangkuannya, lalu duduk tegak dengan alis berkerut.“Apa yang kau bilang? Gadis itu… kerabat Chu Jianqiu?”Wu Xingxiu menunduk l
Ler mais