Mia bergeming setelah mendengar perkataan Killian yang begitu tegas dan penuh keyakinan. Tanpa sadar ia menelan ludahnya sendiri. “Killian, kau tidak bisa—”“Kenapa tidak?” Mia menggigit bibir bawahnya. “Karena kau sudah berjanji bahwa ibuku akan selalu berada dalam kondisi yang baik,” jawab Mia sedikit gemetar. Senyum tipis tersungging di bibir Killian. “Ya, tentu saja.”“Lalu kenapa kau berkata seperti itu barusan?”“Sayang, kau tak mengerti perkataanku?”“Killian, jangan membuatku bingung.”Killian terkekeh pelan. Tangannya terangkat untuk menyeka keringat dingin di pelipis Mia. “Aku tidak terlalu mempermasalahkan jika kau membuatku marah nantinya, selama itu masih dalam batas yang wajar.”Pria itu menjeda kalimatnya selama beberapa detik. Tatapannya menelisik wajah cantik Mia yang dipenuhi kebingungan dan rasa cemas.“Tapi, ada satu hal yang tidak akan kumaafkan.” Killian kembali terdiam sejenak. “Berbuat curang atau mengkhianatiku dalam kesepakatan yang kita buat.”Mia menelan
Última actualización : 2026-10-04 Leer más