Setelah perpisahan mereka di pemakaman, halusinasi Jasper makin memburuk. Dia berhenti mengajar di pedesaan terpencil dan kembali ke kota. Namun, dia tidak lagi bisa menjalani kehidupan normal. Manajernya mencarikan psikolog terbaik untuknya, tetapi hasilnya kurang efektif.Jasper mulai sering "melihat" Kiara. Pada pagi-pagi buta di dapur, Kiara yang mengenakan celemek dan menggoreng telur menoleh dan tersenyum padanya. "Jasper, kamu mau makan telur setengah matang atau matang hari ini?" Pada larut malam di ruang kerja, Kiara meringkuk di sofa sambil membaca. Cahaya lembut menyinari profil wajahnya. Bahkan saat mandi, Jasper bisa mendengar Kiara berkata dari balik pintu, "Jasper, lambungmu lemah, jangan mandi terlalu lama." Setiap kali Jasper mengulurkan tangan untuk menyentuhnya, sosok itu langsung menghilang. Yang tersisa hanya udara dingin dan keputusasaan yang lebih dalam.Dokter mengatakan Jasper menderita gangguan stres pascatrauma yang parah, juga disertai gangguan jiwa berat,
Ler mais