Setelah woman on top yang melelahkan, Windy masih duduk di pangkuan Gito, pinggulnya bergerak pelan sambil menikmati denyutan sisa orgasme. Ia menunduk, mencium bibir Gito dalam-dalam, lalu berbisik di telinganya dengan suara serak:“Om… sekarang Windy mau coba yang lain. Reverse cowgirl… Windy mau Om lihat bokong Windy dari belakang.”Gito tersenyum lebar, nafsunya kembali membara. Ia mengangguk tanpa kata. Windy turun perlahan dari pangkuannya, cairan putih kental mengalir deras dari vaginanya. Ia membalikkan tubuhnya, membelakangi Gito, lalu naik kembali ke pangkuannya.Windy mengangkang lebar, lututnya menekan kasur di sisi tubuh Gito. Bokongnya yang montok dan kenyal terpapar sempurna di depan wajah Gito. Ia meraih batang Gito dari belakang, mengocoknya pelan, lalu mengarahkannya ke mulut vaginanya yang masih basah.Perlahan, Windy menurunkan pinggulnya. Batang Gito masuk pelan hingga tenggelam sepenuhnya.“Aaaahhh… Om… dalam sekali dari posisi ini,” desah Windy panjang. Kepalany
Read more