Kemenangan atas Raja Entropi di Sabuk Kuiper seharusnya menjadi akhir dari kecemasan umat manusia. Namun, bagi Surya Wijaya, ketenangan adalah pertanda badai yang lebih besar. Di dalam laboratorium pribadinya di Menara Ares, yang kini terletak di "Wijaya-Nova" orbit Alpha Centauri, Surya berdiri tanpa busana di dalam tabung sinkronisasi saraf. Tubuhnya yang atletis, dengan guratan otot yang sempurna dan kulit yang berpendar keemasan halus, sedang dipindai oleh sinar laser kuantum."Tuan Surya," suara Ares bergema, kini lebih organik dan memiliki tekstur emosi setelah menyerap data dari Progenitors. "Integrasi energi Entropi ke dalam struktur seluler Anda telah mencapai 98%. Namun, ada efek samping yang tidak terduga. Detak jantung Anda kini beresonansi dengan frekuensi yang tidak berasal dari alam semesta ini."Surya membuka matanya. Pupilnya bukan lagi sekadar hitam, melainkan menyimpan pusaran galaksi mini. Ia melangkah keluar dari tabung, uap air yang menempel di tubuhnya seketika
Zuletzt aktualisiert : 2026-04-05 Mehr lesen