Tiga tahun kemudian. Di kantor pusat Keluarga Manahan di Kota Ner Kora, ruangan teratas.Aku duduk di kursi yang dulunya milik ayahku, sebuah kesepakatan akuisisi senilai triliunan ada di depanku.Penaku meluncur di atas kertas, menandatangani namaku.Elsa Manahan."Nyonya, kami punya kabar dari Serovo," kata Lukas sambil memasuki ruangan. "Kebun anggur ayahmu mencatat rekor panen tertinggi tahun ini.""Baguslah," kataku tanpa mendongak. "Dia sudah seharusnya menikmati masa pensiun."Di luar jendela, cakrawala Ner Kora berkilauan di bawah matahari terbenam.Dalam tiga tahun, aku telah memperluas kerajaan bisnis Keluarga Manahan ke ketinggian yang belum pernah dicapai sebelumnya.Dari Ner Kora ke Loksar, dari Celion ke Mitisao. Pengaruh kami ada di mana-mana."Ada lagi, Lukas?" tanyaku."Laporan yang Nyonya minta," katanya sambil menyerahkan sebuah berkas kepadaku. "Tentang Celion."Aku mengambilnya.Laporan tentang status Rendi Ferano.Setelah pertemuan terakhir kami tiga tahun lalu, d
Magbasa pa