GLEK!Julian kesusahan menelan ludah mendengar ucapan Daniel. Dia bisa menebak kalau Daniel memang ada di rumah sejak tadi. Bahkan, mungkin pria itu sudah mengintip aktivitas panasnya dari balik celah pintu yang sengaja tak dirapatkan.Namun alih-alih memikirkan itu, Julian justru merinding ditatap Daniel begitu intens. Bulu kuduknya berdiri saat menyadari arah pandang bosnya yang tak kunjung beralih dari aset jumbo miliknya.“Anda melihat kami, ya, Pak?” tanya Julian gugup, refleks tangannya bergerak menutupi bagian bawahnya, mencoba melindungi harga dirinya yang mendadak terasa terancam.“Kenapa? Ini kan rumahku. Lagian itu juga nggak sengaja. Salah sendiri pintu kamar nggak ditutup,” ucap Daniel santai, nadanya datar seolah-olah mereka hanya sedang membicarakan cuaca, bukan adegan ranjang istrinya.“Ma-maaf, Pak. Tadi buru-buru … itu, Nyonya tadi di mobil kan anu—”“Nggak perlu dijelaskan, aku juga ngerti,” potong Daniel cepat. Ia melengos, kembali menghempaskan punggungnya di sofa
Última atualização : 2026-04-23 Ler mais