"Tu-tubuhmu, kenapa jadi keras begini, Daniel? Ah, aku nggak nyangka, kamu kekar juga, mpphh," igau Rose sembari jemarinya menyusuri otot dada Julian, ke perutnya, lalu ke bagian bawah perut."Ahh, sialan!" geram Julian dalam hati. Rahangnya mengatup rapat hingga sendi-sendinya berdenyut.Rose masih menyusuri setiap inchi badan Julian, mengelusnya dengan jemari, lalu gantian menjulurkan lidahnya.Merasakan kenikmatan ini, Julian sangat ingin mengerang. Bayangkan saja, betapa nikmatnya dicumbu wanita ganas dan sangat cantik seperti Rose, belum lagi dada Rose itu, hanya dengan membayangkan saja bisa membuat laki-laki hampir sampai puncak.Apalagi, Julian kini melihat langsung tubuh molek itu!Darah Julian langsung naik turun.Dia sangat ingin mengerang atau setidaknya memaki saat Rose mulai mengeksplorasi tubuhnya dengan rasa ingin tahu. Namun, perintah Daniel untuk tetap bungkam terus terngiang di kepalanya seperti kutukan.Sialnya, pertahanan Julian benar-benar runtuh saat Rose mengge
Last Updated : 2026-04-09 Read more