Pagi itu tidak terasa berbeda bagi siapa pun yang melihatnya dari luar. Cahaya tetap jatuh dengan lembut, arus laut tetap bergerak perlahan, dan rumah itu masih terbungkus dalam ketenangan yang sama seperti hari-hari sebelumnya.Namun bagi Seraphine, ada sesuatu yang mulai membentuk pola.“…ini bukan kebetulan,” gumamnya pelan dalam hati.Ia berenang seperti biasa menuju rumah Maris, gerakannya ringan, ekspresinya tenang, tidak menunjukkan apa pun yang berbeda. Senyumnya tetap sama, suaranya tetap lembut—tidak ada satu pun yang berubah di permukaan.“Maris,” panggilnya saat tiba.Maris menoleh dari dalam.“Iya.”Jawabannya terlalu cepat untuk seseorang yang benar-benar tidak menyembunyikan apa pun.Seraphine masuk ke dalam kamar Maris tanpa terburu-buru. Tatapannya menyapu ruangan dengan cara yang tampak biasa, namun kali ini… lebih teliti.“…tidak ada yang berubah di sini,” gumamnya dalam hati.Justru itu yang terasa janggal. Ia duduk seperti biasa, menjaga jarak yang sama, memperta
Última atualização : 2026-05-12 Ler mais