“Bunga-bunga di sini sangat cantik.”“Tak secantik dirimu, Tuan Putri.”Istri dari Putra Mahkota, Putri Carrissa yang tengah duduk anggun tergelak mendengar ucapan pelayan pribadinya tersebut. “Kau benar sekali, Saba. Sebagai istri Putra Mahkota, tak ada yang lebih cantik dariku.”Saba yang tengah menuangkan teh dalam sebuah cawan mewah. mengangguk membenarkan. ”Ini tehmu, Tuan Putri.” Putri Carrissa menerima, meminumnya perlahan dengan gerakan anggun khas seorang putri bangsawan. “Anda memang sangat cantik, Tuan Putri. Bahkan para selir yang dibawa Putra Mahkota saja tak ada yang secantik Anda."“Kau selalu tahu cara untuk menyenangkanku, Saba,” ujar Putri Carrissa puas sambil melepaskan gelang di tangan dan memberikannya pada Saba sebagai derma.Saba menerimanya dengan senang hati. “Saya bicara benar, Tuan Putri.”“Kau salah, Saba. Junjunganmu bukanlah satu-satunya yang tercantik.”Putri Carrissa dan Saba menoleh bersamaan dan menatap tak suka dua selir Putra Mahkota yang berjalan m
Terakhir Diperbarui : 2026-04-16 Baca selengkapnya