"Nyonya, Tuan muda kecil sudah tidur?" tanya Chen Duhan pelan setelah selesai merapikan pakaian milik Gu Qingran. "Mn." Gu Qingran mengangguk kecil sambil menatap bocah yang tertidur di sampingnya. "Kau juga istirahatlah, Duhan. Sudah malam." "Baik, Nyonya." Namun sebelum pergi, Chen Duhan sempat menoleh. Tatapannya jatuh pada Gu Qingran yang sedang membelai kepala Gu Jinyi dengan gerakan lembut. Pandangan gadis itu sedikit berubah rumit. Dulu, Nyonya mudanya sangat membenci Tuan muda kecil. Karena bagi Gu Qingran, keberadaan Gu Jinyi hanyalah penghalang untuk mendapatkan perhatian Gu Jixuan sepenuhnya. Namun sekarang… "Nyonya benar-benar sudah berubah," gumam Chen Duhan pelan sebelum akhirnya keluar dan menutup pintu. Ruangan kembali sunyi. Lampu minyak di sudut kamar menyala redup, membuat bayangan samar jatuh di lantai kayu. Setelah seharian menjaga Gu Jinyi, Gu Qingran akhirnya tertidur di sisi ranjang kecil anak itu. Buku catatan pengobatan di tangannya
Última atualização : 2026-05-13 Ler mais