"Terimakasih sudah hadir di kehidupanku, Nara. Sekarang aku akan meneruskan hidupku tanpa bayangan dirimu. Selamat tinggal, Nara," bisik Ethan pada dirinya saat sedang membakar semua tentang Nara. Ethan tidak mau menyimpan lagi tentang Nara karena tak ingin ada hati yang merasa diduakan nantinya di dalam hidupnya. Ethan mau dia seutuhnya untuk perempuan yang akan menemani hidupnya ke depan. "Gak ada kegiatan hari ini, Ma?" tanya Ethan ke Mamanya yang lagi duduk menyeduh teh. "Tadinya sih mau ada pergi senam, tapi gak jadi instrukturnya berhalangan hadir," jawab Mama. "Oh ya, Mama lagi pengen makan apa?" tanya Ethan. "Mama lagi pengen nimang cucu," jawaban Mama bikin Ethan yang lagi bikin kopi hampir saja tersiram air panas. "Asli bikin aku shock, Ma," ucap Ethan. "Jadi, kapan kamu mau melamar Rania?" tanya Mama. "Ma, pelan-pelan dong," ucap Ethan. "Menunggu apa lagi? Mama lihat kamu sudah bisa benar-benar move on dari Nara," jelas Mama. "Iya Ma, tapi Rania belum si
Leer más