Akhirnya hari yang luar biasa itu tiba. Pelangi setelah badai di hidup Rania semakin terlihat jelas. Kalau bukan karena kebaikan Ethan mungkin hari ini tak pernah menjadi kenyataan bagi Rania. "Ma, doakan ya besok acara grand openingnya lancar, aku deg deg an banget," ucap Rania saat lagi duduk di ruang keluarga bersama mama dan Gavin. "Mama selalu mendoakan yang terbaik untukmu, selalu. Mama senang sekali akhirnya kamu bisa benar-benar melanjutkan hidup," mamanya memeluk Rania. "Terimakasih ya, Ma, tanpa suport mama aku juga gak mungkin bisa sekuat ini," jawab Rania. "Kamu sama Ethan itu, gemana?" tanya Mama penasaran. "Partner bisnis saja kok, Ma," ucap Rania. "Mama bisa melihat dia menyukaimu," ucap Mama menggoda. "Ah, masak sih ma," Rania salah tingkah. "Iya, menurut mama Ethan laki-laki yang baik. Gavin juga terlihat akrabkan dengannya," ucap mama. "Aku belum kepikiran sejauh itu sih, Ma," jawab Rania. "Ya sudah, yang penting sekarang kamu bahagia dengan apa
Read more