Mentari pagi samar-samar mulai terlihat dibalik gorden tipis putih, embun berjatuhan di permukaan jendela kamar ruang dirawatnya Lilian yang saat ini masih terbaring dengan alat-alat medis yang terpasang pada tubuhnya.Satiap satu jam sekali, dokter datang memeriksa untuk memastikannya tetap stabil tidak menunjukan adanya penurunan akibat kerasnya racun yang sempat menyebar di tubuhnya.Obat-obatan terbaik dan tenaga medis paling kompeten telah dikerahkan untuk menyelamatkannya. Namun, hingga detik ini, Lilian masih belum sadarkan diri. Tubuhnya seolah masih berjuang melawan sisa-sisa racun yang nyaris merenggut nyawanya, membuat kesadarannya tetap berada di luar jangkauan siapa pun.Mante genggam lembut tangannya yang dingin tidak bertenaga, ia usap permukaan kulitnya bekas jarum transfuse darah. Racun dalam tubuh Lilian telah merusak sel darah merah yang menurunkan begitu banyak kadar hemoglobin.Tidak terbayang berapa besar sakit yang harus Lilian tanggung semalam.Dalam penantiann
続きを読む