Cahaya kelabu yang memancar dari permukaan Cermin Pemutus Jiwa perlahan memenuhi seluruh ruang Gudang Langit Retak. Berbeda dengan tekanan formasi yang memengaruhi tubuh, kekuatan artefak itu tidak menimbulkan rasa sakit pada kulit ataupun meridian. Hawa dinginnya justru merayap menembus kesadaran, menyusuri lautan jiwa yang selama ini menjadi sumber keunggulan terbesar Long Tian. Dalam sekejap, kenangan yang telah menemaninya sejak bereinkarnasi bergetar hebat, seolah ada tangan tak kasatmata yang sedang menutup ribuan lembar kitab di dalam benaknya.Long Tian segera mengedarkan Qi untuk mempertahankan lautan jiwanya. Akan tetapi, semakin kuat ia menahan, semakin besar tekanan yang dipancarkan cermin tersebut. Potongan-potongan ingatan mengenai formasi kuno, teknik penyempurnaan pil tingkat dewa, hingga pengalaman memimpin puluhan peperangan pada kehidupan lampau mulai tertutup oleh kabut kelabu. Ia masih mengingat bahwa semua pengetahuan itu pernah dimilikinya, tetapi ketika berusah
Leer más