Sumpah Long Tian masih bergema di langit Kota Pusaka Sembilan Surga ketika seluruh medan pertempuran diliputi keheningan yang aneh. Bahkan para kultivator Keluarga Wang yang sejak tadi terus mengepung perlahan menghentikan langkah mereka. Mereka dapat merasakan sesuatu telah berubah. Aura Long Tian tidak lagi memancarkan kemarahan yang meledak-ledak seperti ketika Kutukan Bumi Hitam hampir mengambil alih kesadarannya. Sebaliknya, tekanan yang keluar dari tubuhnya kini jauh lebih tenang, jauh lebih dalam, dan justru karena itulah terasa semakin sulit dihadapi.Di bawahnya, Qin Rou masih bersandar lemah di pelukan Dan Yuheng. Wajahnya pucat akibat kehilangan sebagian kekuatan garis darah Penjaga Gerbang, sementara liontin warisan keluarganya yang semula bercahaya kini tampak kusam, dipenuhi retakan-retakan tipis. Meskipun fondasi jiwanya berhasil diselamatkan, aliran darah spiritual di dalam tubuhnya telah menjadi jauh lebih rapuh daripada sebelumnya.Dan Yuheng memeriksa denyut nadinya
Baca selengkapnya