Pendaran kuantum abnormal di tubuhnya perlahan mulai surut, mengunci eksistensinya secara permanen sebagai seorang manusia biologis biasa. Ratusan bayangan versi dirinya di dalam kepala telah tenang, menyatu menjadi pilar keteguhan yang membaja di dalam jiwanya. Zhafirah berlutut di sampingnya, memeluk leher Malik erat-erat, membiarkan tangis bahagianya tumpah di bahu pria itu. "Kau berhasil, Malik..." bisik Zhafirah, suarasa getar oleh rasa haru yang tak terkatakan. "Kau telah menyatukan dirimu kembali." Malik membalas pelukan itu, membenamkan wajahnya di ceruk leher Zhafirah, menghirup aroma tubuh wanita yang telah menjadi jangkar jiwanya menembus kiamat kosmik. "Aku tidak menyatukan diriku sendirian, Zha," kata Malik pelan, senyum paling hangat terukir di wajahnya. "Kau adalah alasan kenapa aku selalu tahu jalan untuk pulang." Kakek Fasyad, Dr. Anya, Jecky, dan Madam Amy berjalan mendekati mereka berdua. Semua senjata mereka telah diletakkan di atas tanah. Tidak
Última actualización : 2026-08-24 Leer más