Di ruang makan kediaman utama Kalandra yang megah, Belviana, Ervin, Ratu, dan Kalandra baru saja menyelesaikan jam makan siang mereka yang hangat. Belviana sendiri masih merasa tidak percaya bahwa ia bisa merasa begitu nyaman dan lepas di tengah-tengah orang yang baru pertama kali ditemuinya hari ini.Sepanjang acara makan bersama, ia merasakan desiran kehangatan keluarga yang tulus—sesuatu yang sudah sangat lama absen dari hidupnya. Kelembutan dan perhatian tanpa jarak dari Ratu membuatnya merasa sangat dihargai sebagai seorang wanita, sementara keceriaan Kalandra yang tak habis-habis sukses membuat suasana tegang di awal berubah menjadi jauh lebih hidup. Meskipun Kalandra adalah sosok taipan yang sangat disegani di kalangan pengusaha papan atas, pria paruh baya itu sedikit pun tidak menjaga imej atau memamerkan posisinya. Sebaliknya, sikap ayah Ervin ini sangat lucu, supel, dan apa adanya, membuat Belviana benar-benar merasa diterima dengan tangan terbuka.“Bagaimana, Sayang? Kamu s
Última actualización : 2026-07-05 Leer más