Alexa terkejut melihat Ronan ada di sana. Dia berusaha tenang walau begitu panik luar biasa.Sedangkan Devan, dia sangat tenang.Ronan menyipitkan mata saat melihat wajah panik Alexa. Kakinya melangkah perlahan, menghampiri Alexa dan Devan.Ronan menatap bergantian pada Alexa dan Devan, begitu dia berdiri di hadapan keduanya. Matanya menyipit curiga.Sekali lagi, Ronan bertanya, “Kalian sedang apa berduaan di sini?”Alexa tidak akan membiarkan Ronan tahu lebih dulu hubungan antara dia dan Devan, sehingga Alexa buru-buru ingin menjelaskan.Namun, sebelum bibir Alexa terbuka, ternyata Devan sudah lebih dulu bicara.“Kebetulan lewat dan tidak sengaja berpapasan.” Devan menatap dengan senyum samar ke Alexa, sebelum dia menoleh pada Ronan.Setelah bicara, Devan melangkah begitu saja melewati Alexa menuju ke kamar mandi.Alexa menatap kepergian Devan sebelum mengembuskan napas lega. Tetapi ketika Alexa kembali menatap pada Ronan, Alexa dibuat tegang karena tatapan aneh Ronan padanya.“Kalia
Terakhir Diperbarui : 2026-07-10 Baca selengkapnya