Matahari pagi makin meninggi, memancarkan sinarnya yang hangat di atas gerbang besi kokoh SMA Nusa Bangsa. Deretan mobil mewah keluaran terbaru tampak mengantre di jalur drop-off, mengantarkan para murid dari keluarga kalangan atas. Di tengah kepungan kendaraan berharga fantastis itu, sebuah sepeda motor matik tua berwarna hitam menyelinap perlahan menuju pinggir trotoar, beberapa meter dari gerbang utama.Motor itu berhenti dengan halus. Wandi menurunkan kakinya ke aspal, mematikan mesin kendaraan tuanya. Di belakangnya, Ken melangkah turun dengan gerakan gesit. Pemuda itu memegangi kantong kertas berisi toples kue kacang di dadanya dengan sangat hati-hati, memastikan wadah kaca di dalamnya tidak terguncang atau retak.Ken melepas helm standarnya, lalu menyerahkannya pada sang ayah. Wandi menerima helm itu dengan senyum hangat yang selalu menenangkan. Pria setengah baya dengan kemeja kerja bersahaja itu mengulurkan tangannya, merapikan kerah seragam putih yang dikenakan Ken, lalu men
Terakhir Diperbarui : 2026-08-20 Baca selengkapnya