Mobil sedan hitam yang dikendarai Pak Joko berhenti tepat di depan pelataran rumah bergaya modern klasik itu. Yuna turun dari mobil tanpa bersuara, menyampirkan tas sekolahnya di satu bahu, lalu melangkah menyusuri lorong menuju pintu utama.Suasana dalam rumah megah itu selalu terasa sepi dan dingin, terlepas dari deretan lampu kristal mahal yang menerangi ruang tamu. Begitu menapakkan kaki di area ruang tengah, langkah Yuna mendadak terhenti.Di atas sofa kulit berwarna krem, duduk seorang pemuda dengan pakaian santai yang tampak kebesaran di tubuh kurusnya. Wajahnya pucat pasi, bibirnya kering, dan lingkaran hitam terlihat sangat jelas di bawah kedua matanya.Yuda. Kakaknya itu rupanya sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit sore ini.Yuda memutar kepalanya perlahan begitu mendengar langkah kaki. Begitu pandangannya bertabrakan dengan Yuna, pemuda itu membetulkan posisi duduknya dengan sedikit bersusah payah."Yun..." panggil Yuda, suaranya pelan dan serak. "Kakak boleh ngomong
Terakhir Diperbarui : 2026-08-17 Baca selengkapnya