Zeds tidak menduga kalau dirinya akan dihabisi di atas yacht hari ini. Keputusan Zeds keliru dengan tidak membawa serta siapa pun di atas yacht miliknya. Pikir Zeds, taman bunga milik ibunya merupakan tempat rahasia dan sakral. Tidak boleh ada yang tahu kecuali dirinya. Nasi sudah menjadi bubur. Keputusan Zeds untuk tidak membawa satu orang pun di atas yacht miliknya menjadi kesialan yang dia sesali belakangan. Kini dia tak berdaya di tangan suruhan Barra. Lebih parah dari itu, dia terapung di tengah lautan yang jauh dari daratan. Sekali lempar ke lautan saja, mustahil Zeds bisa ditemukan dan diselamatkan. Benar saja, Zeds digusur oleh dua orang dengan tenaga besar. Dilemparkannya tubuh yang nyaris remuk itu ke lautan lepas tidak bertuan. BYUR! Seluruh tubuhnya basah. Air asin masuk ke rongga hidung, mulut dan telinga. Refleks Zeds menahan napas agar air tidak banyak yang masuk. Zeds tidak bisa menggerakkan tubuhnya, kecuali tangan yang terangkat ke permukaan air. Di sana, dia b
Last Updated : 2026-09-13 Read more