Aiden mulai merasakan mual. Entah kenapa perutnya bergejolak ingin muntah. Dan pada akhirnya, dia muntah. Mengeluarkan semua isi perutnya hingga mobilnya kotor. "Sudah tidak kuat lagi. Mobil ini bau muntah," ucapnya ke Simon. Simon hanya bisa menghela napas. Bukannya sudah muntah jelas bau muntah. Aiden segera turun dan di luar juga muntah. Air matanya mengalir begitu saja. Simon ikut keluar dan mendekati Aiden. "Tuan, lebih baik Anda periksa di dalam saja dan minta obat. Siapa tahu Anda bisa sembuh." Saran dari Simon untuk Aiden segera ke dokter untuk periksa. Aiden yang masih muntah menghela napas. Dia menatap ke arah Simon yang menyarankan dia untuk ke dokter. "Tolong, antar saya ke sana. Ayo cepat tolong saya," pinta Aiden yang sudah tidak kuat untuk berjalan. Simon meraih tubuh Aiden untuk dia papah masuk ke rumah sakit lagi. Perlahan mereka masuk ke rumah sakit. "Tuan, Anda duduk di kursi roda mau? Biar Anda bisa nyaman. Kalau seperti ini Anda kurang nyaman saya lihat,"
Last Updated : 2026-10-07 Read more