"Ronald, guru minta kita pergi ke lapangan untuk memulai acara," ucap Riska sambil berdiri, menatapnya dengan senyuman yang anggun.Ronald segera mengalihkan pandangan, mengakhiri percakapan dengan Tania, lalu berdiri dan mengikuti Riska.Tania tetap duduk di tempatnya, kuku-kukunya menancap di telapak tangannya, sangat ingin bertanya, ‘Kalau bukan selingkuhan, apa aku yang selingkuhan?’ Tapi saat menikah dengannya, dia tidak pernah mengatakan kalau dirinya memiliki orang yang disukai!"Tante Tania, nanti kita harus bersama-sama dapat juara pertama!" seru Karin menggandeng tangannya, membawanya ke area kegiatan.Saat berdiri, Tania mendengar suara seorang pria dari belakang, "Kau lihat tadi, wanita yang di depan itu berbisik-bisik begitu dekat dengan ayah anak orang, entah membicarakan apa, benar-benar menjijikkan, di depan anak-anak pun begitu."Wanita itu menimpali, "Lihat saja dia bawa anak sendirian. Dasar, wanita tanpa suami memang begitu, haus perhatian. Ayah anak itu tampan dan
Leer más